Terlahir sebagai wanita, apa
hebatnya???
“Perempuan ibarat permata, dia
cantik dan dia bercahaya. Hatinya sekuat baja, itu nampak dari jerih payah ibu
kita. Perempuan itu hebat, namun seringkali tak dianggap”♫♫♫Anes Aisyah♫♫♫
Aku jadi teringat kisah dari Ummu
Umaroh, perempuan hebat yang ikut berperang bersama Nabi. Kisah teladan dari
seorang perempuan. Perempuan yang penuh dengan semangat dan ketangguhan. Sama
sekali tak ada keluh kesah di sana, yang diinginkannya hanyalah keselamatan
Rasulullah saw. Prajurit perempuan yang memberanikan diri berperang bersama
Nabi Muhammad saw. Ummu Umaroh adalah seorang mujahidah yang paling pemberani. Dia
melindungi Nabi sekuat tenaga, sampai-sampai tubuhnya banyak luka dan bersimbah
darah. Namun, ketika sudah melihat Nabi selamat rasa sakit yang ia peroleh dari
goresan atau tusukan pedang tak terasa apa-apa. Cukup dengan melihat Nabi
selamat dari peperangan tersebut, rasa bahagia hinggap dihatinya. Walaupun
banyak anggota badan yang terluka di sana, sehingga tidak salah jikalau Ummu
Umaroh diberikan julukan sebagai “Singa Merah” yang artinya Pemberani yang
berdarah-darah demi membela Allah swt dan Rasulullah saw.
Ketika dijenguk Nabi, ketika Nabi
ingin melihat kondisinya, Ummu Umaroh sama sekali tak menunjukkan rasa sakit
yang diderita, padahal Nabi mengetahui jika sakit itu sedang ditahannya.
Meskipun darahnya terus menetes akibat sayatan pedang, Ummu Umaroh tetap
menunjukkan dirinya kuat dan tidak merasakan sakit. Ketika ditanya Rasul, apa
harapan Ummu Umaroh yang sudah bersusah dan bedarah membantu agama Allah. Ummu
Umaroh berkali-kali menjawabnya, ia hanya ingin bisa hidup bertetangga dengan
Rasulullah saw kelak di akhirat.
Kisah yang sangat inspiratif dari
Ummu Umaroh, menunjukkan bahwa ketangguhannya ingin dibalas dengan surga.
Begitupun dengan wanita muslimah, sekarang banyak yang berlomba-lomba,
berbondong-bondong berburu surga Allah swt. Kembali berbicara mengenai hebatnya
seorang wanita, tak jauh-jauh berkata. Bisa melihat ibu kita, beliau yang sudah
bersusah payah dan berbulan-bulan mengandung kita. Ibu, dialah perempuan yang
hebat, di sana kita bisa melihat ketangguhan seorang wanita, hatinya kuat, tak
rapuh. Dalam kondisi yang sedang tidak sehatpun, tetap beliau mengingat dan
mendoakan kita.
Kata siapa wanita itu lemah???
Kata siapa wanita itu tak memiliki
tenaga???
Kata siapa wanita itu cepat lelah???
Apakah bukti dari kisah Ummu Umaroh
dan seorang ibu tidak cukup menjelaskan jika sesungguhnya wanita itu kuat dan
bermental baja???
Sampai-sampai Allah swt memberikan
keistimewaan bagi kaum wanita, yaitu berupa adanya Qur’an Surah An-Nisa. Allah
mengistimewakan kaum hawa dengan hadirnya surah An-Nisa. Ini sudah meberikan
bukti yang kuat bila perempuan itu hebat dan istimewa bukan?
“Perhiasan dunia adalah seorang
wanita, dan wanita muslimahlah yang menjadi perhiasan dunia yang tak ternilai
harganya”
Kekuatan seorang wanita ialah
terletak pada hatinya. Dimana ketika hatinya sudah terisi oleh adanya iman,
maka ketangguhan akan didapatkan. Saat iman sudah berada pada dzikrullah, maka tujuan untuk menggapai
ridho Allah akan dimudahkan. Seorang wanita tak pernah menggunakan tindakan
kasar, dia selalu menggunakan hatinya untuk berbicara dan berargumen. Inilah
sebabnya perempuan penuh dengan perhitungan. Dia tak gegabah dan dia juga tak
pernah lepas dari doa dan rasa syukur. Hebatnya seorang wanita yang tak lain
dan tak bukan adalah meluluhkan. Banyak kisah yang menggambarkan perkataan atau
tindakan seorang wanita dapat meluluhkan kaum adam. Dapat meluluhkan kepada
kebaikan.
Perempuan juga penuh dengan
penjagaan. Perempuan tak lepas dari yang namanya kehormatan (kesucian). Kata
Allah swt perempuan yang menjaga kesucian, yang menjaga kehormatan maka
rahimnya diberkahi. Apalagi perempuan muslimah, mereka penuh dengan penjagaan.
Menjaga hati, lisan, dan perbuatan. Dengan balutan hijab, jilbab, dan khimar wanita muslimah merasa aman.
Dibalut pula dengan adanya iman yang dzikrullah.
“Di balik laki-laki yang hebat,
pasti ada wanita yang hebat pula di belakangnya.”
Khalifah
Umar bin Khattab juga pernah mengatakan,
“Laki-laki sukses itu dilihat dari dua hal, yang pertama siapa ibunya dan yang
kedua siapa istrinya.”
Kehebatan
seorang wanita memang biasanya tak kasat mata. Hingga banyak kaum adam mengira,
wanita hanya sebagai pelipur lara. Padahal, wanita penuh dengan ketangguhan dan
kesabaran yang luara biasa. Kamu wanita??? Jika kamu terlahir sebagai seorang
wanita, maka bersyukurlah. Jika kamu sudah berada pada balutan hijrah dengan
jilbab dan khimar (muslimah) maka
banyak-banyaklah bersyukur kepada Allah swt.